| Penulis |
Damri Hasibuan || Fakkaar Mu'ayyad Billaah || Ibadurrahman Habib El-Hakiem || Irhamudin |
| Penahqiq | - |
| Penerjemah | - |
| Editor | Dr. Kerwanto, M.Ud |
| Kategori |
Tarikh/Sejarah Muamalah Motivasi Fikih & Ibadah Aqidah & Tauhid |
| Halaman | 225 |
| Kertas | Bookpaper |
| Jenis Cover | Hard Cover |
| ISBN | - |
| Berat | 350 gram |
| Dimensi | 14,8 x 21 cm |
Rp155.000
Mengapa Islam sering dipahami secara berbeda oleh dunia Barat? Benarkah semua kajian orientalis lahir dari sikap ilmiah yang objektif? Atau justru ada paradigma tertentu yang memengaruhi cara mereka memandang Islam?
Pertanyaan-pertanyaan itulah yang menjadi titik awal buku Menggugat Paradigma Barat: Dekonstruksi Pemikiran Orientalis.
Selama berabad-abad, pemikiran orientalis telah memberi pengaruh besar terhadap cara dunia memandang Islam. Berbagai teori tentang Al-Qur'an, hadis, Nabi Muhammad saw., sejarah, hingga peradaban Islam terus dikaji, diperdebatkan, bahkan dijadikan rujukan dalam banyak penelitian. Namun, tidak semua pandangan tersebut bebas dari prasangka dan kepentingan.
Melalui buku ini, pembaca diajak menelusuri bagaimana orientalisme berkembang, mengapa ia begitu berpengaruh, serta bagaimana para cendekiawan Muslim memberikan kritik dan jawaban atas berbagai teori yang berkembang. Disajikan dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami, buku ini membantu pembaca melihat persoalan secara lebih jernih tanpa harus terjebak pada sikap anti-Barat ataupun menerima semua pandangan orientalis secara mentah.
Lebih dari sekadar membahas sejarah pemikiran, buku ini mengajak pembaca memahami pentingnya bersikap kritis terhadap setiap informasi dan membangun cara pandang yang lebih utuh terhadap Islam di tengah derasnya arus wacana global.
Bagi mahasiswa, akademisi, pegiat dakwah, maupun pembaca umum yang ingin mengenal orientalisme secara lebih mendalam, buku ini menjadi teman diskusi yang akan memperkaya wawasan sekaligus menantang cara berpikir. Karena memahami Islam tidak cukup hanya dengan membaca apa yang dikatakan orang lain, tetapi juga dengan mengkritisi cara pandang yang melatarbelakanginya.
Maaf, belum ada data tentang penulis Damri Hasibuan || Fakkaar Mu'ayyad Billaah || Ibadurrahman Habib El-Hakiem || Irhamudin