Informasi, untuk sekarang produk ini masih dalam tahap proses, namun kami tetap membuka pembelian pre-order, agar Anda tidak kehabisan stok saat produk ini siap untuk dijual ke publik.
img-book

1001 Jalan Menuju Al Azhar: Catatan dan Tantangan Studi di Al Azhar Mesir

Penulis Dr. Rahmat Aming Lasim, M.B.A
Penahqiq -
Penerjemah -
Editor Ruhani
Kategori Motivasi
Halaman 100
Kertas HVS
Jenis Cover Soft Cover
Berat 125 gram
Dimensi 125 × 176 (Buku Saku)

Rp97.000

Informasi Produk

Buku ini adalah perjalanan batin dan intelektual seorang mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di salah satu pusat ilmu tertua dan paling berpengaruh di dunia Islam: Universitas Al Azhar, Mesir. Melalui catatan-catatan personal yang jujur dan hangat, penulis mengajak pembaca menyusuri beragam jalan yang harus dilewati seorang penuntut ilmu, mulai dari proses keberangkatan, kendala bahasa, adaptasi budaya, hingga pergulatan mental menghadapi kerasnya disiplin akademik di Al Azhar.

Di balik kisahnya, tersimpan gambaran nyata tentang lika-liku hidup perantau: bagaimana sebuah mimpi besar diuji dengan rindu, keterbatasan biaya, perdebatan pemikiran, hingga titik-titik lelah yang hampir membuatnya menyerah. Namun di setiap rintangan, selalu ada hikmah yang memperkuat langkah.

 

Buku ini tidak hanya mengisahkan perjalanan studi, tetapi juga pengalaman spiritual yang menajamkan cara pandang terhadap ilmu, agama, dan kehidupan. Cocok bagi calon mahasiswa Al Azhar, orang tua, guru, atau siapa pun yang ingin memahami bagaimana sebuah mimpi bisa ditempa menjadi kenyataan melalui ketekunan, keberanian, dan keyakinan.


Tentang Penulis: Dr. Rahmat Aming Lasim, M.B.A

Dr. Rahmat Aming Lasim, M.B.A., adalah seorang diplomat dan penulis yang mengabdikan hidupnya untuk berbagi nilai-nilai keimanan, kebijaksanaan, dan pengalaman hidup. Tumbuh di lingkungan pesantren, ia mendapatkan fondasi spiritual yang baik sejak muda, namun tak berhenti di sana. Dengan latar belakang pendidikan yang gado-gado, keislaman, bahasa Arab, ekonomi, manajamen, bisnis dan hubungan internasional memperkaya perspektif dan perjalanan hidupnya. Tugasnya membawa berkelana ke berbagai negara, mempelajari budaya yang berbeda, dan berinteraksi dengan beragam cara pandang dunia.